Sunan Giri
Pada Zaman Majapahit Pesantren Giri merupakan salah satu bagian kisah yang tidak terlepaskan dari riwayat Majapahit. Siapakah Sunan Giri, Sunan Giri adalah anak dari syekh Maulana Ishaq dengan Dewi Sekardadu putri Adipati Blambangan mereka menikah karna setelah syekh Maulana Ishaq bisa mengobati wabah penyakit diblambangan yang wabah itu juga mengenai Dewi sekardadu. Namun di Masa kecilnya Terpaksa diTinggal oleh Syekh Maulana Ishaq karena situasi tidak Kondusif bagi dirinya .
Sepeninggal syekh Maulana Ishaq terjadi lagi wabah maka Sunan giri kecil menurut cerita di isukan membawa wabah sehingga harus dilarung diLaut. Akibat keputusan ADipati itu Dewi sekardadu Jatuh sakit hingga Mangkat.
Dikisahkan Peti yang membawa Sunan giri kecil itu ditemukan Nyi Ageng pinatih seorang Saudagar Kaya Raya, melihat Peti yg mewah itu mereka berkeyakinan bukan bayi orang biasa. Di rawat dan di besarkan bayi tersebut serta di sekolahkan di pesantren Ampeldenta yang Gurunya Adalah Sunan Ampel.
Kemudian setelah hampir selesai maka oleh sunan Ampel disuruh belajar ke tanah sebrang dan bertemulah dengan syekh Maulana ishaq Ayahnya. Oleh ayahnya diberi Tanah yang dipesankan kelak jika akan membangun pesantren carilah Tanah yang serupa ini.
Begitulah seusai tuntas menuntut ilmu dan kembali ke tanah Jawa maka Sunan giri menemukan tanah yang dimaksud dan mendirikan pesantren bernama Pesantren Giri.
Pesantren Giri menjadi saksi periode akhir Majapahit. dan kemudian sempat menjadi semacam kedaton giri yang di Hormati oleh sultan2 diNusantara saat itu.